Reader Comments

Wisata Halal Rusia

by Acle Mire (2019-05-29)


Negara mana yang mampu membanggakan wilayahnya karena memiliki gurun Arctic, tundra, taiga, stepa hutan, semi-gurun dan hunung berapi? Tentu saja itu adalah Rusia.

Danau yang unik, sungai terpanjang di Eropa dan puncak tertinggi, gunung berapi aktif tertinggi di dunia, resort ski dan laut, mata air mineral, kota-kota kuno yang hilang di hutan, hamparan hutan yang luas yang menarik minat wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Di Rusia, semua orang bisa menemukan tempat dan iklim yang sesuai dengan keinginannya.

Warisan budaya Rusia yang kaya dan keberagaman alam menjelaskan posisi negara yang menonjol di antara negara-negara lainnya dengan potensi pertumbuhan pariwisata yang sangat sangat baik. Terdapat 24 situs warisan dunia UNESCO di sini, Berbagai wilayah dan kelompok etnis mewakili keanekaragaman tradisi.

Menurut Syekh Rawil Gaynetdin, Mufti Besar Rusia, negara ini adalah rumah bagi 25 juta penduduk beragama Islam.

Moskow dan St Petersburg memiliki komunitas muslim yang signifikan, seperti halnya wilayah Rusia termasuk Tatarstan, Bashkortostan dan Kaukasus. Di tiap lokasi ini terdapat pemandangan lebih dari satu milenium kebudayaan Islam di Rusia.

Berikut adalah beberapa tempat wisata yang menjadi rekomendasi bagi wisatawan muslim.

Masjid Katedral

Jumlah umat Islam yang tinggal di Moskow diperkirakan sebanyak 1,5 juta, dua kali lebih banyak dari umat Islam di London. Namun, hana ada empat masjid resmi di sana, dan yang paling utama adalah Masjid Katedral. Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 1904 dan bertahan melalui masa-masa anti-agama Uni Soviet, dan dirobohkan pada tahun 2011. Sepenuhnya dibangun kembali dengan biaya 170 juta dollar Amerika, gedung dibuka kembali pada tahun 2015, terdiri dari enam lantai dan aula yang mampu menampung jemaah sebanyak 10.000 orang. Didekorasi dengan megah dan mewah dengan gaya Bizantium, masjid ini memiliki menara setinggi 72 meter dan kubah yang didekorasi dengan 12 kilogram daun emas di dalam dan di luar.

St Petersburg beruntung memiliki Masjid Katedral yang masih asli, yang secara resmi dibuka pada tahun 1913 bertepatan dengan peringatan 300 tahun dinasti Romanov. Mencontoh gaya Gur-e Amir Samarkand (makam penakluk Timur Lenk abad 14). Bangunan ini mempesona dengan hiasan mozaik ubin biru. begitu rumitnya rancangan tersebut sehingga sampai tahun 1920 masjid baru sepenuhnya selesai dibangun dan siap digunakan untuk ibadah sehari-hari.

Di seberang Sungai Neva, Museum Peninggalan Sejarah Negara menyimpan artefak dan harta karun Islam yang berasal dari Golden Horde, pemimpin Mongol-Turki yang memerintah sebagian besar wilayah Rusia saat ini antara abad 13 dan 15. Galeri-galeri yang khusus untuk seni rupa Bizantium dan Persia, termasuk logam, keramik, karpet, dan lukisan, mampu bertahan melawan keindahan kekaisaran Rusia di sekelilingnya.

Bolgar and Kazan

Jantung Golden Horde berpusat di Sungai Volga, tempat sisa-sisa ibukota kekaisaran yang mengesankan dapat ditemukan di Cagar Warisan Budaya UUNESCO–Museum sejarah arsitektur Bolgar State. Pada tahun 922, Penguasa Bulgaria Volga, Aydai Khan memeluk agama Islam, mulai menciptakan pusat peradaban Islam.

Di tempat lain di kota yang sama, Anda bisa melihat Masjid Putih yang lebih baru, dibangun tahun 2012 dan dijuluki sebagai Taj Mahal Rusia karena kemiripannya dalam hal arsitektur dengan ikon India tersebut. Di stasiun sungai yang menghubungkan antara Bolgar dengan ibukota Tartarstan, Kazan, Anda bisa mempelajari akar Islam di wilayah ini di Museum Peradaban Bolgar.

Pada pertengahan abad 15, Kazan telah melampaui seluruh Bolgar dan kekayaannya menarik perhatian Tsar Ivan IV (the Terrible), yang pasukannya menaklukkan kota tersebut pada tahun 1552. Rusia Ortodoks dan umat Islam hidup berdampingan sejak saat itu. Sebuah dualitas religi disimbolisasikan dengan keberadaan Masjid Kul Sharif yang indah berdampingan dengan Annunciation Cathedral di dalam benteng batu Kremlin Kazan. Kul Sharif selesai dibangun pada tahun 2005, saat perayaan milenium Kazan, tahun yang sama ketika Festival Film Muslim Internasional Kazan Tahunan diadakan.

Masjid tertua di kota ini adalah Mardzhani, yang berasal dari tahun 1770. Anda akan menemukan bangunan beratap hijau yang gagah dengan satu-satunya menara di Pemukiman Tatar Tua, yang dulu merupakan pemukiman bagi etnik Tatar antara abad 16 dan 18. Kawasan ini dipenuhi dengan rumah-rumah kayu bersejarah; di sini juga Anda bisa menemukan restoran halal Tatarskaya Usadba, yang menyajikan masakan tradisional Tatar, termasuk manisan chakchak klasik Kazan.

Timur ke Ural, Selatan ke Laut Kaspia

Dekat dengan lereng gunung Ural yang memisahkan Rusia Eropa dengan Rusia Asia, budaya Islam bertahan di Ufa, ibukota Bashkortostan. Selama berabad-abad, republik ini telah menjadi rumah bagi Muslim Turkic Bashkir, yang sejak 1830 telah beribadah di Masjid Tua kota ini (biasanya disebut dengagn Masjid Turkayev, dinamai berdasarkan jalan tempat masjid ini berada). Pada tahun 1990, perannya sebagai masjid utama kota digantikan oleh Masjid Lala Tyulpan di Taman Victory; tyulpan berarti ‘tulip’ dalam bahasa Rusia, dan menara kembar masjid setinggi 53 meter dibangun menyerupai bunga tulip.

Tempat Sungai Volga terbagi menjadi beberapa anak sungai, memfilter menuju Laut Kaspia, terletak Astrakhan, yang merupakan ibukota ke-Khan-an selama satu abad dari tahun 1459. Seperti halnya Kazan, Ivan the Terrible merebut kota ini pada tahun 1556 dan membangun Kremlin untuk membentuk gerbang perdagangan dengan Asia Tengah – peran yang masih dipertahankan kota ini hingga saat ini.
 Jelajahi Kryusha Quarter untuk menemukan masjid trio: Masjid Putih, yang didirikan tahun 1810 dan tempat ibadah tertua; Masjid Merah dengan muka bangunan detail berbata; dan yang baru dipulihkan, Masjid Hitam, disebut begitu karena kubahnya yang berwarna hitam. Untuk lebih bercitarasa Asia Tengah, Tatar-Bazar dengan kios-kios yang tertimbun semangka dan produk-produk pertanian dan perkebunan lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

Masuk Ke Kaukasus

Chechnya dan Dagestan di tenggara Kaukasus bagian paling islami di Rusia. Perang berdarah di Chechnya tahun 90an telah berakhir dan Islam berkembang di sana. Elemen-elemen dalam hukum Islam diterapkan di Chechnya.

Situs-situs utama yang menarik termasuk Derbent yang terdaftar sebagai Warisan Dunia Unesco, sebuah kota kuno di Laut Kaspia dimahkotai dengan benteng megah dan rumah bagi Masjid Juma (masjid tertua Rusia yang diyakini berasal dari tahun 733). Di ibukota Chechnya, Grozny, Masjid Akhmad Kadyrov yang megah, selesai dibangun pada tahun 2008 dan titik fokus taman seluas 14 hektar, mencontoh model Masjid Sultan Ahmed di Istanbul.

Itinerary